The Wedding Invitation: a Specialty from GKR Hayu

English | Indonesia


r Foto Undangan

GKR Hayu’s passion in IT is demonstrated by the unique invitation she herself designed for her wedding. It is unlike any other invitations the Kraton issued before, as can be seen from the technological elements that are put into it.

The invitation is a box in which, when opened, one can see a sketch of a couple of Javanese bride and groom with a Javanese bridal dais as the background. Not only does the box contain the invitation letter, there are also an online RSVP card, a swipe card, a driver’s meal card, and a parking card. The invitation letter is made in three languages, i.e. Javanese, Indonesian, and English.

The online RSVP card contains an eight-digit RSVP code number that can be entered on the website www.kratonwedding.com. The guests must enter this code to confirm their attendance. This is expected to make confirming attendance easier for the guests.

The box also includes a swipe card, a card to replace the function of the conventional wedding guest book. The guest will have to swipe this card in a guest receiving device before entering into the venue. Once the card is swiped, the device will dispense a piece of paper. This paper should be kept by the guest to take a wedding souvenir. The system is practical, but also more effective for maintaining the accuracy and precision of the guest database.

Moreover, there is also a pin that must be put on by every guest during the event. The pin is a token indicating a guest as well as a form of honor for the wedding.

GKR Hayu is a Kraton princess who incredibly loves IT. In her wedding invitation, she seemed to try to make the best use of technology. She even designed the letter on her own. The traditional elements of the Kraton, however, are not left out. The lines and curves forming the frame part of the invitation graphic design are inspired by those of an ancient manuscript of the Kraton of Yogyakarta. One may see this as another effort by GKR Hayu to synergize the advance of technology with her native culture.


Undangan dengan Sentuhan IT ala GKR Hayu

r Foto Undangan

Passion GKR Hayu akan dunia IT ditunjukkan oleh undangan unik yang didesainnya sendiri. Undangan pernikahan GKR Hayu dan KPH Notonegoro berbeda dengan undangan resepsi pernikahan Kraton sebelumnya, hal ini terlihat dengan sentuhan IT yang terdapat di undangan tersebut.

Undangan berbentuk sebuah box yang jika dibuka, akan muncul sketsa sepasang pengantin Jawa dengan background bangsal pelaminan dengan adat Jawa. Box tersebut tidak hanya berisi lembaran undangan saja, terdapat juga online RSVP Card, swipe card, pin, kartu konsumsi driver, dan kartu parkir. Lembar undangan pun dibuat dalam tiga bahasa, yakni bahasa Jawa, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris.

Online RSVP card berisi delapan digit nomor kode RSVP yang dapat di-entry di website www.kratonwedding.com. Para tamu harus memasukkan kode ini untuk mengkonfirmasi kedatangan mereka. Hal ini diharapkan dapat memudahkan para tamu untuk melakukan konfirmasi kehadiran.

Di dalam box juga terdapat swipe card. Swipe card adalah sebuah kartu yang fungsinya untuk menggantikan buku tamu. Kartu ini akan digesekkan di alat penerimaan tamu saat tamu datang di acara pernikahan. Setelah menggesekkan kartu tersebut, alat akan mengeluarkan selembar kertas. Kertas tersebut akan disimpan oleh tamu untuk selanjutnya digunakan untuk mengambil souvenir. Selain lebih praktis, sistem seperti ini juga lebih efektif untuk menjaga keakuratan dan kebenaran database di buku tamu.

Selain itu, terdapat juga pin yang harus dikenakan oleh para tamu ketika menghadiri acara. Pin tersebut merupakan tanda bahwa mereka adalah tamu dan sekaligus juga sebagai bentuk penghargaan terhadap acara pernikahan ini.

GKR Hayu merupakan putri Kraton yang sangat mencintai dunia IT. Tidak hanya berusaha memaksimalkan kemajuan teknologi, GKR Hayu juga mendesain sendiri kertas undangannya. Sentuhan khas Kraton tak lupa ditambahkan, frame undangan diambil langsung dari manuscript kuno Kraton Yogyakarta. Hal ini merupakan salah satu usaha GKR Hayu untuk mensinergikan kemajuan teknologi dengan kebudayaan.

Best viewed on Chrome, Firefox, Safari, and Opera on 1280 pixels width.